Pada 15 Juli 2026, Kedutaan Besar Republik Rakyat Tiongkok di Indonesia berhasil menyelenggarakan Sosialisasi Kebijakan Kemudahan Perjalanan ke Tiongkok di “China Space”, Masjid Istiqlal, Jakarta. Minister Konselor merangkap Konsul Jenderal Kedubes Tiongkok, Bapak Zheng Jie, serta Direktur The Voice of Istiqlal, Bapak Mulyono Lodji menghadiri acara dan menyampaikan sambutan, lebih dari seratus peserta yang terdiri atas tokoh dari berbagai kalangan masyarakat Indonesia serta para sahabat Tiongkok partisipasi dalam kegiatan ini.

Dalam sambutannya, Minister Konselor Bapak Zheng Jie menyampaikan bahwa dalam beberapa tahun terakhir, pembangunan Komunitas Senasib Sepenanggungan Tiongkok–Indonesia telah memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat, semakin mempererat hubungan antarmasyarakat serta meningkatkan saling pengertian dan persahabatan antara masyarakat kedua negara. Ia berharap semakin banyak sahabat Indonesia berkunjung ke Tiongkok untuk menjelajahi langsung dan merasakan sendiri Tiongkok yang nyata, utuh, dan autentik.
Direktur Konsuler dan Urusan Diaspora Kedubes Tiongkok, Ibu Liu Lin memberikan penjelasan secara rinci mengenai berbagai kebijakan kemudahan perjalanan ke Tiongkok, antara lain kebijakan bebas visa transit selama 240 jam, Visa ASEAN, bebas visa selama 30 hari ke Provinsi Hainan, “Belanja sekarang, Refund di tempat”, serta beragam pilihan penerbangan menuju Tiongkok. Wakil Jenderal Manager UnionPay International di Regional Asia Tenggara, Bapak Xie Dai, memperkenalkan berbagai solusi kemudahan pembayaran selama berada di Tiongkok, termasuk China-Indonesia Cross-border QR Payment Linkage.
Dalam sesi tanya-jawab, para peserta antusias bertanya secara aktif dan dijawab secara rinci satu per satu oleh para narasumber, suasananya hangat dan interaktif.
Direktur The Voice of Istiqlal, Bapak Mulyono Lodji, menyampaikan bahwa dalam beberapa tahun terakhir pertukaran antara Indonesia dan Tiongkok di berbagai bidang terus berkembang. Semakin banyak masyarakat Indonesia yang menaruh perhatian terhadap Tiongkok. Ia meyakini bahwa kegiatan sosialisasi hari ini akan mendorong semakin banyak masyarakat Indonesia untuk berkunjung ke Tiongkok dan mengenal Tiongkok lebih mendalam.