Pada tangal 9 Januari, Duta Besar Wang Lutong menghadiri perayaan 20 tahun berdirinya Kamar Dagang Tiongkok di Indonesia (CCCI) dan menyampaikan sambutan. Perayaan tersebut dihadiri juga Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Ketua Dewan Ekonomi Nasional Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara, Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara Narendra Jatna, serta lebih dari 600 orang pelaku usaha dari kedua negara dan anggota CCCI.

Duta Besar Wang Lutong dalam sambutannya menyampaikan bahwa Tiongkok dan Indonesia sama-sama merupakan negara berkembang yang besar, pasar berkembang, serta kekuatan utama Global South, sehingga hubungan kedua negara memiliki arti strategis yang sangat penting dan pengaruh global yang mendalam. Di bawah arahan strategis kepala kedua negara, hubungan bilateral dalam tahun-tahun ini terus mempertahankan momentum yang kuat, dengan kerja sama praktis di bidang perdagangan dan ekonomi yang semakin mendalam serta membuahkan hasil yang nyata. Di tengah situasi internasional yang penuh dinamika dan ketidakpastian, serta penindasan unilateral semakin meningkat, Tiongkok selalu berkomitmen untuk mendorong pembangunan berkualitas tinggi melalui keterbukaan tingkat tinggi, menciptakan lebih banyak peluang bagi semua negara serta memberikan kontribusi yang lebih besar dalam menjaga perekonomian dunia yang terbuka dan membangun komunitas senasib sepenanggungan. Sejak didirikan, CCCI selalu berfokus pada visi dan misinya, dan kini telah berkembang menjadi organisasi ekonomi yang paling besar, paling representatif, dan paling berpengaruh bagi perusahaan Tiongkok di Indonesia, serta telah memberikan kontribusi penting dalam memperdalam kerja sama ekonomi dan perdagangan yang praktis antara Tiongkok dan Indonesia. CCCI didorong untuk terus berinovasi dan berkembang, membangun ekosistem layanan terpadu untuk mendukung perusahaan Tiongkok berinvestasi di Indonesia, sehingga dapat berperan lebih baik sebagai jembatan dan penghubung, dan memimpin perusahaan anggota dalam mendukung terbentuknya pola baru kerja sama ekonomi dan perdagangan Tiongkok-Indonesia yang menjadi teladan.