Wang Huning Lakukan Kunjungan Persahabatan Resmi ke Indonesia

2025-12-07 18:00

Pada tanggal 3 hingga 4 Desember waktu setempat, atas undangan Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Indonesia (MPR RI) Ahmad Muzani, Wang Huning, Ketua Majelis Permusyawaratan Politik Rakyat (MPPR) Tiongkok, melakukan kunjungan persahabatan resmi ke Indonesia. Di Jakarta, Wang Huning bertemu dengan Presiden RI Prabowo Subianto, Ketua DPR RI Puan Maharani, dan Ketua Dewan Perwakilan Daerah RI Sultan Bachtiar Najamudin, serta melakukan pembicaraan dengan Ketua MPR RI Muzani.

Ketika menemui presiden Prabowo, Wang Huning menyampaikan salam hangat dan harapan baik dari presiden Xi Jinping, dan menyampaikan belasungkawa atas bencana hujan deras dan banjir yang terjadi di pulau Sumatera. Wang Huning mengatakan bahwa presiden Xi Jinping dan presiden Prabowo telah mengadakan beberapa kali pertemuan, menetapkan pola kerja sama bilateral dengan Lima Pilar, telah menunjukkan arah strategis bagi pembangunan komunitas senasib sepenanggungan kedua negara. Tiongkok bersedia bersama Indonesia untuk melaksanakan konsensus penting yang dicapai oleh kedua kepala negara, meningkatkan sinergi strategis pembangunan, bekerja sama untuk menempuh jalur modernisasi yang memiliki ciri khas masing-masing, serta memberikan kontribusi lebih besar bagi perdamaian, stabilitas dan kemakmuran dunia. Tiongkok dengan tegas mendukung pemerintah Indonesia mempertahankan stabilitas politik dan sosial, dan mewujudkan pembangunan yang lebih besar. Tiongkok yakin Indonesia akan dengan teguh mematuhi prinsip Satu Tiongkok, mendukung perjuangan rakyat Tiongkok dalam melawan seperatisme “Kemerdekaan Taiwan” dan mengupayakan reunifikasi nasional.

Prabowo menitipkan salam hangat dan rasa hormat yang tulus kepada Presiden Xi Jinping. Prabowo menyatakan bahwa Indonesia sangat mengapresiasi hasil pembangunan Tiongkok yang luar biasa dan bersedia belajar pengalaman sukses Tiongkok untuk menempuh jalur pembangunannya sendiri yang mandiri. Indonesia menegaskan kembali kepatuhannya pada prinsip Satu Tiongkok dan Taiwan adalah bagian dari Tiongkok.  Indonesia penuh keyakinan bagi  masa depan hubungan bilateral, bersedia mengonsolidasikan momentum positif hubungan bilateral serta mendorong kemitraan strategis komprehensif yang berkualitas lebih tinggi.

Dalam pembicaraan dengan Muzani, Wang Huning mengatakan bahwa MPPR bersedia bersama MPR RI untuk memperdalam pembelajaran dan pemahaman bersama guna dengan lebih baik melayani modernisasi negara masing-masing dan membangun komunitas senasib sepenanggungan Tiongkok-Indonesia.

Ketika menemui Puan dan Najamudin, Wang Huning mengatakan bahwa Tiongkok bersedia bersama dengan Indonesia untuk mendorong rasa saling percaya yang bersahabat dan kerja sama strategis kedua negara ke tingkat yang lebih tinggi, untuk lebih baik menyejahterakan rakyat kedua negara.