Wang Yi Temui Ketua Komite Ekonomi Nasional Indonesia Luhut Binsar Pandjaitan

2026-08-22 19:00

Anggota Politbiro Komite Sentral Partai Komunis Tiongkok sekaligus Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi pada hari Sabtu kemarin (22/8) menemui Ketua Komite Ekonomi Nasional Indonesia Luhut Binsar Pandjaitan di Jakarta.

Wang Yi mengatakan bahwa, di bawah kepemimpinan strategis presiden Xi Jinping dan presiden Prabowo, hubungan Tiongkok-Indonesia menjaga momentum pembangunan yang baik. Praktik telah membuktikan bahwa penguatan kerja sama yang bersahabat antara Tiongkok dan Indonesia tidak hanya secara efektif mendorong pembangunan masing-masing negara, tetapi juga menjadi teladan bagi kerja sama saling menguntungkan di antara negara-negara Global Selatan. Tiongkok adalah mitra strategis yang dapat dipercaya dan stabil dalam jangka panjang bagi pembangunan dan kebangkitan Indonesia. Saat ini, negara-negara Global Selatan bangkit secara kolektif, dan Tiongkok serta Indonesia adalah perwakilan penting di dalamnya. Kedua negara berdekatan secara geografis dan saling melengkapi di bidang ekonomi, kedua pihak menjalankan kebijakan yang bersahabat satu sama lain. Penguatan kerja sama lebih lanjut antara Tiongkok dan Indonesia memiliki keunggulan dari segi waktu, tempat, dan dukungan rakyat. Pihak Tiongkok bersedia bersama Indonesia untuk sepenuhnya memanfaatkan mekanisme Dialog Kemitraan Strategis Komprehensif dan mekanisme dialog "2+2", mengesampingkan gangguan, meningkatkan rasa saling percaya, menggali lebih banyak potensi, serta mendorong kerja sama di berbagai bidang agar dapat mengikuti perkembangan zaman dan meningkatkan kualitasnya. Tiongkok dengan tulus hati membantu Indonesia mempercepat proses pembangunannya, mendorong dan mendukung perusahaan-perusahaan Tiongkok untuk terus berinvestasi dan berkembang di Indonesia, membantu Indonesia mengubah keunggulan sumber daya alamnya menjadi daya penggerak pembangunan dan kesejahteraan rakyat, serta meningkatkan kemampuan pembangunan mandiri dan mempercepat proses industrialisasi. Tiongkok berharap dan yakin bahwa pemerintah Indonesia akan menyediakan lingkungan bisnis yang aman, stabil, dan kondusif bagi perusahaan-perusahaan Tiongkok.

Luhut menyatakan bahwa hubungan Indonesia-Tiongkok dibangun di atas dasar saling menghormati, saling percaya, dan persahabatan yang mendalam. Kerja sama kedua belah pihak, khususnya investasi perusahaan-perusahaan Tiongkok di Indonesia, telah memberikan kontribusi penting dan berpengaruh positif bagi pembangunan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan rakyat Indonesia. Indonesia menganggap Tiongkok sebagai sahabat dan mitra terpercaya. Pembangunan Indonesia tidak dapat terlepas dari dukungan dan partisipasi pihak Tiongkok. Indonesia bersedia bersama Tiongkok untuk terus memperdalam kerja sama saling menguntungkan, serta memperluas kerja sama di bidang-bidang strategis dan industri baru seperti energi hijau, kecerdasan buatan, ekonomi digital, dan bioteknologi, di samping terus memperkuat kerja sama tradisional di bidang energi dan pertambangan. Indonesia selalu menyambut perusahaan-perusahaan Tiongkok untuk berinvestasi dan berkembang di Indonesia, dan pasti akan memberikan lingkungan bisnis yang adil dan ramah bagi perusahaan-perusahaan Tiongkok. Komite Ekonomi Nasional Indonesia akan sangat mendukung penguatan kerja sama kedua negara di berbagai bidang, serta terus berupaya untuk mewujudkan pembangunan dan kemakmuran bersama kedua negara.